Files
trustlab-api/.agent/workflows/manage-env.md

2.2 KiB

description
description
Memahami dan Mengelola Environment Variables (5-File System)

Aturan Manajemen Environment Variables

Proyek ini menggunakan sistem 5-File Environment yang ketat untuk mencegah kesalahan konfigurasi produksi. AI dan Developer Wajib mengikuti aturan ini.

Struktur File

  1. .env (Local Development)

    • Digunakan untuk pengembangan visual/lokal.
    • Berisi kredensial lokal (localhost, root, dll).
    • Aturan: Menjadi acuan utama struktur dan urutan key untuk file lainnya.
  2. .env.example.for.local (Template Local)

    • Template untuk developer lain.
    • Struktur HARUS sama persis dengan .env.
    • Value kosong atau default aman.
  3. .env.example.for.production (Template Production)

    • Gambaran konfigurasi produksi.
    • Struktur HARUS sama persis dengan .env.
    • Value disesuaikan untuk konteks produksi (misal APP_ENV=production, APP_DEBUG=false).
  4. .env.production.editable (Staging/Pre-Production)

    • File ini berisi konfigurasi produksi yang siap untuk diedit/standardisasi.
    • CRITICAL: Struktur dan urutan key HARUS 100% sama dengan .env.
    • Berisi kredensial RILL/ASLI dari server produksi.
  5. .env.production.soft.copy (Snapshot Server - READ ONLY)

    • Merupakan salinan langsung dari server saat ini.
    • DILARANG EDIT file ini kecuali server aktual telah berubah.
    • File ini digunakan sebagai validasi/referensi state server sekarang.
    • Jangan menambahkan config baru di sini sebelum server di-update.

Workflow Perubahan Environment

Jika Anda perlu menambahkan Variable baru (misal DB_CA_...):

  1. Tambahkan di .env lokal terlebih dahulu.
  2. Standardisasi urutan di .env.production.editable (copy struktur .env, lalu isi value produksi).
  3. Update Template .env.example.for.local dan .env.example.for.production.
  4. JANGAN SENTUH .env.production.soft.copy (biarkan apa adanya sampai deployment selesai dan snapshot baru diambil).

Prompting AI

Untuk memastikan AI mengerti konteks ini, mintalah:

"Baca aturan environment di .agent/workflows/manage-env.md sebelum melakukan perubahan pada file .env"