Files
mivodev.github.io/id/docs/guide/installation.md
2026-01-18 11:35:30 +07:00

3.8 KiB

title
title
Panduan Instalasi

Panduan Instalasi

Panduan ini mencakup instalasi di berbagai platform. MIVO dirancang agar ringan dan berjalan di hampir semua server yang mendukung PHP.

Persyaratan Umum

  • PHP: 8.0 atau lebih tinggi
  • Ekstensi: sqlite3, openssl, mbstring, json
  • Database: SQLite (Berbasis file, tidak perlu server database)

Docker (Direkomendasikan)

Cara termudah untuk menjalankan MIVO.

  1. Build & Run

    docker-compose up -d --build
    

    Buka http://localhost:8080

  2. Manual Pull (Alternatif) Jika Anda lebih suka menarik image secara manual:

    docker pull ghcr.io/mivodev/mivo:latest  # Stable
    docker pull ghcr.io/mivodev/mivo:v1.0.0  # Versi Spesifik
    docker pull ghcr.io/mivodev/mivo:edge    # Bleeding Edge
    

Catatan: Database disimpan secara permanen di app/Database melalui volume.


Web Server

Nginx

Nginx tidak membaca .htaccess. Gunakan blok konfigurasi ini di blok server Anda:

server {
    listen 80;
    server_name domain-anda.com;
    root /path/to/mivo/public;
    index index.php;

    location / {
        try_files $uri $uri/ /index.php?$query_string;
    }

    location ~ \.php$ {
        include snippets/fastcgi-php.conf;
        fastcgi_pass unix:/run/php/php8.2-fpm.sock; # Sesuaikan versi
    }

    location ~ /\.ht {
        deny all;
    }
}

Mobile / STB

Awebserver

  1. Salin file MIVO ke folder /htdocs.
  2. Arahkan document root ke public jika didukung, atau akses via http://localhost:8080/public.
  3. Pastikan versi PHP kompatibel.

Termux

  1. Install PHP: pkg install php
  2. Masuk ke direktori MIVO: cd mivo
  3. Gunakan built-in server:
    php mivo serve --host=0.0.0.0 --port=8080
    
  4. Akses melalui browser.

Shared Hosting

Kebanyakan shared hosting menggunakan Apache atau OpenLiteSpeed, yang didukung penuh.

  1. Upload File: Upload file MIVO ke public_html/mivo (atau folder subdomain).
  2. Arahkan Domain:
    • Direkomendasikan: Pergi ke "Domains" atau "Subdomains" di cPanel dan set Document Root agar menunjuk langsung ke folder public/ (contoh: public_html/mivo/public).
    • Alternatif: Jika tidak bisa mengubah Document Root, Anda bisa memindahkan isi public/ ke root public_html dan memindahkan app/, routes/, dll satu level ke atas (tidak disarankan untuk keamanan).
  3. Versi PHP: Pilih PHP 8.0+ di menu "Select PHP Version".
  4. Ekstensi: Pastikan sqlite3 dan fileinfo dicentang.

VPS & Cloud

aaPanel

  1. Buat Website: Tambah situs -> PHP-8.x.
  2. Direktori Situs:
    • Set Running Directory ke /public.
    • Hapus centang "Anti-XSS" (terkadang memblokir penyimpanan konfigurasi).
  3. URL Rewrite: Pilih template thinkphp atau laravel yang kompatibel.
  4. Izin File: Chown user www ke direktori situs.

PaaS Cloud (Railway / Render / Heroku)

Warning

MIVO menggunakan SQLite. Kebanyakan PaaS Cloud menggunakan Ephemeral Filesytem (Data hilang saat restart). Anda WAJIB menggunakan Persistent Volume/Disk.


Pasca-Instalasi

Setelah menyiapkan server:

  1. Salin .env.example ke .env (jika belum dilakukan).
  2. Install Aplikasi
    • Opsi A: CLI Jalankan php mivo install di terminal Anda.
    • Opsi B: Web Installer Buka http://domain-anda.com/install di browser.